Berita

Amblasnya Jalan Provinsi di Kabupaten Pakpak Bharat

Selasa, 6 Desember 2016

BUPATI REMIGO TURUN DAN LANGSUNG PIMPIN RAPAT DARURAT

Ekstrimnya cuaca berupa hujan dengan volume besar dalam jangka waktu panjang disertai angin kencang, kembali menghadirkan bencana di Kabupaten Pakpak Bharat. Kali ini kembali Jalan Provinsi lintas Sukaramai-Salak kembali terganggu yaitu amblasnya badan jalan karena tergerus air deras di bawahnya, tepatnya di Desa Kuta Saga Kecamatan Kerajaan pada Selasa pagi (06/12).

Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, secepatnya terjun ke lokasi begitu menerima kabar tentang kondisi jalan yang terjadi. Sepanjang jalan menuju lokasi beliau memberi instruksi melalui handy talky kepada jajarannya, termasuk progress tentang kondisi di lapangan.

“Think fast…!”, serunya sambil terus mencari solusi dalam kondisi emergency. Bersama Ka. Dinas PU, Ka. BPBD, Camat serta jajaran Dinas Perhubungan, Bupati menelusuri beragam ruas alternatif termasuk jalan pedesaan, mengingat titik amblas di jalan Provinsi ini sangat riskan untuk tetap dilewati karena retakan terus bertambah dan diprediksi cuaca ekstrim yang menstimuli erosi tanah akan berakhir sebulan lagi.

Segera setelah itu Bupati memimpin rapat darurat di Kantor Camat Kerajaan dengan mengikutsertakan pihak Polres Pakpak Bharat karena harus ada rekayasa lalu lintas akibat penutupan ruas jalan. Berdasarkan pemantauan, laporan dan beragam pertimbangan cepat yang dilakukan, ditetapkan bahwa mulai Rabu, tanggal 7 Desember 2016, bagi pengguna jalan Provinsi dari arah Salak menuju Sukaramai akan dialihkan ke jalan Kabupaten di Kecamatan Tinada melewati Kuta Delleng, Natam dan keluar di Sibande.

Jalan akan ditutup total pada hari Kamis, tanggal 8 Desember 2016 sampai batas waktu yang belum ditentukan sampai rampung perbaikan pada jalan tersebut. Untuk pengguna dari arah Sukaramai menuju Salak, akan dialihkan melalui jalan pedesaan Kuta Saga melalui belakang Pekan Sukaramai melewati persimpangan GKPPD Sukaramai dan terus melewati jalan desa sampai keluar ke jembatan Desa Kuta Saga, sebelum persimpangan SMA Negeri 1 Kerajaan.

Rambu-rambu akan disiapkan oleh pihak Dinas Perhubungan dan jajaran Polres Pakpak Bharat juga akan membantu mengarahkan bagi setiap pengendara. “Tetap berhati-hati bagi para pengguna dan semua pihak agar lebih concern serta peduli terhadap perkembangan kondisi yang terjadi”, himbau Bupati Remigo. Direncanakan juga akan dibuat Posko Siaga Bencana pada lokasi-lokasi yang dianggap rawan dengan melibatkan beberapa stake holder seperti PLN dan Dinas Kesehatan yang sampai berita ini diturunkan masih dilakukan rapat bersama Kapolres dan instansi terkait lainnya di Ruang Rapat Bupati. (Sumber Berita: Bagian Humas Setda Kab. Pakpak Bharat)