Berita

Bupati Remigo Dampingi Anggota DPR-RI, Sahat Silaban, Tinjau Jalan Negara yang Rusak

Selasa, 14 Februari 2017

“Prihatin...”, demikian disampaikan Sahat Silaban, anggota DPR-RI dari Komisi V yang membidangi Infrastruktur dan Perhubungan, saat berdiskusi dengan Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, di sebuah warung di Dusun Petal, Sukaramai, Senin siang (13/02), melihat kenyataan parahnya kondisi Jalan Negara ruas Pakpak Bharat mulai dari batas Aceh, Lae Ikan di Kecamatan STTU Jehe, sampai batas Dairi, bersama Ka. Dinas PU dan Tata Ruang, Ir. Parlaungan Lumbantoruan, MSi. Ratusan titik dengan beragam kerusakan seperti amblas sebagian, lubang-lubang yang menganga, retakan-retakan, bahkan gerusan air yang terus menerus menghempang sehingga semakin menghancurkan badan jalan.

“Bahkan seperti ada kolam di tengah jalan dan akan menjadi danau ketika curah hujan tinggi”, sebut Bupati Remigo sambil menunjukkan foto kerusakan di ruas Nantimbo, Kecamatan STTU Jehe. Menurut beliau, kerusakan ini telah terjadi semenjak bertahun-tahun yang lalu. Jika ada perbaikan, hanya seperti tambal sulam saja. “Kondisi ini sudah beberapa kali di laporkan ke Pemerintah Pusat, utamanya Kementerian dan Dirjen terkait. Tapi mungkin kita belum dianggap prioritas”, sebut Bupati. Walaupun begitu, menurut Bupati sudah ada laporan bahwa pengerjakan perbaikan jalan akan dilakukan tahun ini karena telah terjadi proses awal pengukuran pada bulan yang lalu. “Kita tunggu saja realisasinya”, tandasnya.

Apalagi, sambung Bupati, kondisi vital ini mempengaruhi wilayah Provinsi lain. “Dari Aceh, beberapa Kabupaten/Kota seperti Subulussalam, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Barat dan Aceh Jaya, mengandalkan jalur ini sebagai lintasan”, paparnya. Untuk itu, menurut Bupati Remigo, perlu juga dihadirkan alternatif karena sering terjadi bencana longsor dan amblas pada Jalan Negara ini. “Satu sisi, jika dikaitkan dengan Danau Toba sebagai destinasi wisata nasional, maka lintasan ini dapat menjadi KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional)”, tambahnya.

Di akhir pembicaraan, anggota DPR dari Fraksi Nasdem, yang didampingi staf ahli Ir. Ida Herawati, MM, ini berjanji akan berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan perbaikan ini. “Pakpak Bharat bukan Dapil dan konstituen saya, tetapi sesungguhnya saya membawa nama Sumatera Utara. Tak perlu ragu-ragu demi kemajuan wilayah kita”, tegasnya. Beliau juga mengutarakan bahwa dalam waktu dekat ini akan ada pertemuan terkait jalan-jalan negara di pusat dan akan membawa agenda tentang jalan di sini. “Tidak hanya Pakpak Bharat saja yang rusak parah, beberapa Kabupaten dan Kota yang sejalur seperti Dairi dan Tanah Karo juga mengalami kerusakan walaupun kenyataannya Pakpak Bharat yang paling gawat”, ujarnya yang atas kepeduliannya terhadap jalan negara diapresiasi oleh Bupati Remigo. (Sumber berita: Bagian Humas Setda Kab. Pakpak Bharat)